Blogger Widgets

Search This Blog

Wednesday, 31 October 2012

MATERI FAKTOR YANG MERUPAKAN STRES KERJA PERAWAT


A.    DEFINISI STRES KERJA

National safety council  (2004) di AS, stres merupakan sebagai ketidak mampuan mengatasi ancaman yang dihadapi oleh mental, fisik, emosional, dan spiritual manusia yang pada suatu saat dapat mempengaruhi kesehatan fisik manusia tersebut.
Stres kerja merupakan kondisi yang disebabkan oleh transaksi antara individu dengan lingkungan kerja sehingga menimbulkan presepsi jarak antara tuntutan yang berasal dari situasi dengan sumber daya sistem biologis, psikologis dan sosial (Smet, 1994).
Stres yang terlalu rendah cenderung membuat pekerja menjadi lesu, malas dan merasa cepat bosan. Sebaliknya, stress yang berlebihan dapat mengakibatkan kehilangan efisiensi, kecelakaan kerja, kesehatan fisik terganggu dan dampak lain yang tidak diinginkan.

B.     TAHAPAN STRES KERJA
Menurut Hans Selye (1963), ada 3 tahapan stres sebagai berikut :
1.      Tahap reaksi waspada, pada tahap ini terlihat reaksi psikologis “fight or flight syndrome” dan reaksi fisiologis. Tanda fisik yang muncul adalah curah jantung meningkat, peredaran darah cepat, darah di perifer dan gastrointestinal mengalir ke kepala & ektremitas.
2.      Tahapan melawan, pada tahap ini individu mencoba berbagai macam mekanisme penanggulangan psikologis dan pemecahan masalah serta mengatur strategi untuk mengatasi stressor. Tubuh berusaha menyeimbangkan proses fisiologis yang telah dipengaruhi selama reaksi waspada
3.      Tahap kelelahan, pada tahap ini terjadi ketika ada suatu perpanjangan tahap awal stress yang tubuh individu terbiasa. Energi penyesuaian terkuras.

C.     SUMBER STRES KERJA PERAWAT
Empat sumber stress kerja perawat secara umum (Abraham & Shanley, 1997) adalah :
  1. beban kerja berlebih
  2. Kesulitan berhubungan dengan staf lain
  3. kesulitan merawat pasien kritis, berurusan dengan pengobatan
  4. perawatan pasien dan kegagalan merawat

D.    FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB STRES KERJA
Menurut Cooper (1983) sumber stress terdiri dari faktor-faktor:
1.      Lingkungan kerja yang buruk
2.      Overload
3.      Deprivational stres
4.      Pekerjaan yang berisiko tinggi

E.     DAMPAK STRES KERJA
Menurut Lubies (2006), stres kerja dpt mengakibatkan hal-hal sbg brkt :
ü  Penyakit fisik yg diinduksi oleh stres sprt: PJK, hipertensi, tukak lambung, asma, gangguan menstruasi dll
ü  Kecelakaan kerja
ü  Kualitas kerja menurun
ü  Gangguan jiwa (ringan-berat)

F.      PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN STRES KERJA
Cara mencegah dan mengendalikan stres kerja menurut Sauter (1990) adlh :
ü  Beban kerja fisik maupun mental harus disesuaikan dgn kemampuan
ü  Jam kerja harus disesuaikan baik thdp tntutn tugas maupun tanggung jwab di luar pekerjaan
ü  Setiap pekerja harus diberi kesempatan untuk mengembangkan karier,promosi & pengembangan kemampuan
ü  Membentuk lingkungan sosial yg sehat
ü  Tugas-tugas pekerjaan harus didesain untuk dpt menyediakan stimulasi & kesempatan agar pekerja dpt menggunakan keterampilan



No comments:

Post a Comment